Rumah Fauna Situs Refrensi Hewan Peliharaan No #1 di Indonesia.

Jenis Ikan Komet

jenis ikan komet

Pastinya kalian sudah tidak asing lagi dengan ikan hias yang memiliki paras indah ini. Yaps, ikan komet atau dikenal dengan nama latinnya Carrasius. Ikan ini salah satu ikan hias terpopuler di Indonesia, dan salah satu primadonanya aquascape.

Corak dan warna tubuhnya sangat mirip dengan ikan mas. Pasalnya ikan ini masih satu keluarga dengan ikan mas. Ikan komet memiliki ukuran yang mini, mirip sekali dengan ikan mas koki. Saking miripnya, terkadang ada yang mengira ikan mas koki adalah ikan komet.

Banyak yang memelihara ikan ini di dalam akuarium mereka, selain tampilannya yang anggun dan cantik, ikan hias ini juga memiliki karakter sifat yang damai dan tenang.

Sejarah Ikan Komet

Ada beberapa teori yang menceritakan sejarah awal mulanya ikan komet. Salah satunya adalah ikan komet ini berasal dari Amerika Serikat sekitar abad ke-19, yang terjadi bersama campur tangan manusia melalui pengembangbiakan slektif.

Ada pula sumber lain yang mengatakan bahwa ikan ini sudah ada dan dibudidayakan oleh bangsa China sejak abad ke-18.

Penampilan Fisik Ikan Komet

Warna dan pola tubuh ikan komet sudah sangat familiar bagi masyarakat awam sekalipun. Karena ikan ini sering sekali kita jumpai di toko ikan hias dengan berbagai ukuran dan warna.

Secara umum, ikan komet memiliki ekor yang melebar, sehingga memberikan kesan anggun saat mereka sedang aktif berenang.

Warna dan pola tubuhnya perpaduan antara warna jingga, merah, dan kuning. Sisiknya halus dan rata. Ikan hias ini memang layak menjadi primadona aquascape karena penampilannya yang sangat menawan.

Habitat dan Perawatan Ikan Komet

Perawatan yang diberikan untuk ikan ini sebenarnya tidak terlalu sulit, karena selain tangguh terhadap penyakit, mereka juga perenang yang andal sehingga tidak akan mudah terganggu dengan sekelilingnya.

Namun kualitas air untuk selalu terjaga menjadi komponen penting jika ingin memelihara ikan hias ini. Sebaiknya gunakan filter dan aerasi demi menjaga kualitas air akuarium dari serangan bakteri dan jamur.

Makanan Ikan Komet

Ikan komet termasuk ikan hias omnivora dan dapat makan tumbuhan maupun hewan kecil. Protein dan nutrisi yang tinggi terdapat pada pakan alami seperti cacing darah, cacing sutra, udang kecil, jentik nyamuk, dan masih banyak lainnya. Sedangkan untuk tumbuhannya mereka suka dengan tanaman seperti brokoli, selada, dan alga.

Selain jenis pakan yang bergizi dan bernutrisi, kamu juga harus memperhatikan jumlah makanan yang diberikan. Kamu bisa memberikan makanan 2 kali sehari untuk mencegah obesitas dan menjaga akuarium supaya tetap bersih.

18 Jenis Ikan Komet Terpopuler di Dunia

sumber gambar dari jogjagarden.com

Sebelum memutuskan untuk membeli ikan komet ke toko ikan, ada baiknya untuk kamu tahu dulu jenis apa saja yang paling banyak dicari orang dan cocok dengan selera kamu. Berikut adalah jenis ikan komet yang wajib kamu ketahui :

1. Ikan Komet Sara

ikan komet sara
sumber gambar dari hewanairinfo.blogspot

Ikan komet sara memiliki keunikan yang menjadi daya tarik semua orang untuk membelinya, yaitu kepalanya yang berwarna merah dan ekornya yang bercabang. Mereka memiliki tubuh dengan kombinasi warna putih dan bercak merah pada bagian bawah badannya.

Harga Ikan Komet Sara Rp 5.000 – Rp 15.000

2. Ikan Komet Slayer

ikan komet slayer
sumber gambar dari sukaikan.com

Nah, jenis ini juga paling populer dikalangan para pecinta ikan hias. Ikan komet slayer menjadi yang terkenal diantara yang lainnya.

Bedanya ikan komet slayer dengan ikan komet lainnya yaitu, ikan komet slayer memiliki warna merah dari ekor sampai siripnya. Mereka juga mudah ditemukan di pasar atau toko ikan hias dengan harga yang cukup murah.

Harga Ikan Komet Slayer Rp 5.000 – Rp 25.000

3. Ikan Komet Sarasa

ikan komet sarasa
sumber gambar dari hobinatang,com

Komet yang satu ini juga cukup terkenal di Indonesia dan memiliki banyak peminat. Namanya adalah komet sarasa. Tubuh mereka berwarna merah dan putih dengan ukuran yang lebih kecil dari ikan mas ketika dewasa.

Ekor ikan ini panjang menjuntai sehingga membuatnya tampak terlihat elegan saat berenang di dalam akuarium. Selain itu, ikan jenis ini juga mudah dipelihara untuk pemula. Pasalnya mereka juga tahan terhadap udara dingin.

Harga Ikan Komet Sarasa Rp 3.000 – Rp 15.000

4. Ikan Komet Hitam Putih

ikan komet hitam putih
sumber gambar dari bahasikan.com

Ikan komet ini memiliki warna tubuh dengan kombinasi putih dan hitam. Mereka masuk ke dalam klasifikasi ekor ganda atau bercabang. Kamu akan melihat lebih kecantikan dari ikan ini jika dilihat dari atas.

Harga Ikan Komet Hitam Putih Rp 10.000

5. Ikan Komet Hitam

komet hitam
sumber gambar dari semuaikan.com

Tubuh ikan komet yang satu ini didominasi dengan warna hitam. Selain itu sirip dan ekor mereka juga panjang dan berwarna hitam. Namun, ikan komet hitam sudah jarang ditemukan dan memiliki harga yang cukup mahal.

Baca JugaJenis Ikan Tetra

Harga Ikan Komet Hitam Rp 10.000 – Rp 60.000

6. Ikan Komet Merah

komet merah
sumber gambar dari majalahikan.com

Seperti namanya, tubuh ikan ini dominan berwarna merah. Bentuk tubuhnya ideal dan memiliki sirip berwarna putih pucat. Ikan komet merah masuk ke dalam kategori ikan ekor ganda.

Harga Ikan Komet Merah Rp3.000 – Rp20.000

7. Ikan Komet Merah Hitam

komet merah hitam
sumber gambar dari hobinatang.com

Tubuh dari ikan komet ini didominasi dengan warna merah dengan warna kombinasi hitam yang terletak pada bagian belakang sampai ekor. Mereka juga termasuk ikan komet dengan ekor ganda atau double tail.

Harga Ikan Komet Merah Hitam Rp 3.000

8. Ikan komet merah Slayer

makanan ikan komet
sumber gambar dari kompasiana.com

Ikan ini mirip dengan komet merah, warna tubuhnya pun diselimuti dengan warna merah. Yang membedakan antara keduanya adalah, ekor komet melah slayer lebih panjang dan menjuntai, serta ukurannya lebih kecil dibandingkan dengan jenis komet lainnya.

Baca Juga : Ikan Bala Shark

9. Ikan Komet Marigold

sumber gambar dari hobinatang.com

Seperti namanya, ikan ini memiliki tubuh berwarna kuning keemasan. Jenis ikan komet ini juga masuk ke dalam kategori ikan komet dengan ekor ganda.

Mereka akan sangat cantik jika dipelihara di dalam aquascape bersamaan dengan jenis ikan hias lainnya.

Harga Ikan Komet Marigold Rp 10.000

10. Ikan Komet Kuning

sumber gambar dari beragamikanhias.blogspot.com

Warna tubuh ikan ini sudah jelas didominasi dengan warna kuning. Ekor mereka sangat panjang dan menjuntai, sehingga terlihat sangat menawan ketika sedang berenang.

Ikan komet kuning juga masuk ke dalam spesies ekor ganda, tapi ada juga beberapa yang ekor tunggal. Jenis ikan ini mudah ditemukan di pasar dan tidak terlalu sulit perawatannya.

Harga Ikan Komet Yellow Rp 3.000

11. Ikan Komet Common

budidaya ikan komet
sumber gambar dari majalahikan.com

Ikan komet common adalah ikan yang memiliki warna seperti ikan mas, yaitu warna oranye keemasan. Jenis komet ini merupakan ikan komet dengan ekor tunggal. Mereka juga termasuk perenang andal diantara ikan komet jenis lainnya.

Harga Ikan Komet Common Rp 5.000 – Rp 30.000

12. Ikan Komet Rain Garden

sumber gambar dari hewanairinfo.com

Seperti albino, tubuh ikan ini didominasi dengan warna putih. Meski begitu, ikan ini bukan ikan albino yang sering orang kira. Komet rain garden termasuk dalam ikan dengan spesies ikan ekor ganda.

Harga Ikan Rain Garden Rp 25.000

13. Ikan Komet Harimau

Dinamakan komet harimau karena ikan jenis ini memiliki warna corak belang seperti harimau, yaitu kuning dan putih. Keunikan itulah yang membuat ikan komet harimau banyak dicari orang.

Namun, jenis ikan komet yang satu ini sudah sulit ditemukan di pasar dan harganya juga cukup mahal. Kamu bisa membelinya langsung ke peternak ikan hias.

Harga Ikan Komet Harimau Rp 20.000 – Rp 70.000

14. Ikan Komet Red Shubunkin

Red Shubunkin comet juga termasuk ke dalam klasifikasi ikan ekor ganda. Didominasi dengan warna merah dan terdapat bintik-bintik berwarna putih dan hitam. Ikan ini mempunyai ciri khas yaitu kepalanya berwarna putih.

Baca Juga: Jenis Ikan Hias Kecil

15. Ikan Komet Calico Shubunkin

Ikan komet yang satu ini hampir mirip dengan ikan komet shubunkin. Tubuh ikan ini berwarna putih dengan kombinasi warna hitam pada sirip dan ekornya.

Baca Juga : Jenis Ikan Tetra

16. Ikan Komet Shubunkin

Menurut mina, jenis ikan komet yang satu ini sangat menarik dan unik. Perpaduan warna tubuhnya anatara oranye, merah, putih, dan bintik hitam membuat komet shubinkin menjadi sangat elit. Ikan komet yang satu ini masuk ke dalam kategori ikan dengan ekor bercabang.

Harga Ikan Komet Shubunkin Rp 10.000

17. Ikan Komet Tancho

cara merawat ikan komet

Komet Tancho merupakan ikan dengan klasifikasi ekor tunggal. Mereka hampir mirip dengan ikan koi tanco. Warna tubuh komet tancho adalah perak dan kepalanya berwarna merah

Harga Ikan Komet Tancho Rp10.000 – Rp40.000

18. Ikan Komet Pancawarna

Jika ikan komet lain memiliki 1 sampai 2 kombinasi warna, tapi tidak dengan jenis yang satu ini. Sesuai namanya komet pancawarna, artinya ikan ini memiliki gabungan 5 warna. Mereka menjadi jenis komet yang unik dan populer di kalangan para pecinta ikan hias.

Harga Ikan Pancawarna Rp 30.000

Cara Budidaya Ikan Komet di Akuarium

Menjadi seorang budidaya adalah pilihan yang tepat untuk kamu mendapatkan pundi-pundi rupiah disaat kurangnya lapangan pekerjaan. Salah satunya adalah budidaya ikan komet ini.

Selain hobi, kamu bisa mamanfaatkan peluang tersebut untuk menjadi seorang pebisnis ikan hias. Apalagi permintaan pasar terhadap ikan komet cukup tinggi dan banyak yang mencarinya.

Budidaya ikan komet tidak sesulit yang dibayangkan loh, kamu bisa mengerjakan usaha ini meskipun hanya di menggunakan akuarium. Berikut adalah beberapa cara membudidayakan ikan komet di dalam akuarium.

Baca Juga: Cara Budidaya Ikan Lele

1. Pemilihan Indukan

Yang dilakukan pertama kali adalah memilih indukan ikan komet yang berkualitas. Baik jantan maupun betina dipilih yang sudang matang gonadnya.

Berikut adalah ciri-ciri yang harus kalian pelajari supaya menemukan indukan yang berkualitas :

  • Indukan betina yang bagus memiliki tekstur yang halus, perutnya terasa lembek, lubang genitalnya berwarna merah, dan akan mengeluarkan cairan kuning ketikan perutnya disentuh hingga bagian genitalnya.
  • Indukan jantan yang berkualitas memiliki tekstur yang kasar, terdapat bintik-bintik bulat yang menonjol, dan akan mengeluarkan cairan putih ketika perutnya disentuh hingga bagian genitalnya.
  • Baik indukan jantan dan betina, keduanya harus berusia minimal 8 bulan. Memiliki pergerakan yang aktif, tidak ada cacat, dan sehat.

2. Mempersiapkan Tempat Pemijahan

Yang kedua adalah mempersiapkan tempat pemijahan. Tempat yang paling praktis untuk pemijahan yaitu akuarium. Berikut adalah langkah-langlah yang harus dilakukan sebelum ikan betina dan jantan dikawinkan :

  • Pilih akuarium yang berukuran 60 cm x 40 cm x 40 cm.
  • Cuci akuarium menggunakan sabun di air yang mengalir. Pastikan akuarium bebas dari kotoran dan debu.
  • Setelah dicuci, lap akuarium menggunakan alkohol 70%, gunanya untuk mensterilkan akuarium dari jamur dan bakteri.
  • Masukkan air bersih yang telah diendapkan ke dalam akuarium dengan ketinggian 30 cm.
  • Kamu bisa menghias akuarium dengan tanaman hias, potongan kayu.
  • Tambahkan daun eceng gondok untuk tempat berlindungnya telur.
  • Akuarium sudah siap digunakan.

3. Proses Pemijahan

Setelah akuarium sudah siap, selanjutnya yaitu tahap pemijahan anatara indukan betina dan indukan jantan. Proses pemijahan ini berlangsung cukup singkat. Sehingga kamu harus melakukannya dengan hati-hati.

Berikut adalah beberapa tahapan yang harus dilakukan supaya proses pemijahan berjalan lancar:

  • Masukkan indukan jantan dan betina indukan ke dalam akuarium.
  • Boleh memijahkan dengan satu jantan dan satu betina, jika kamu ingin lebih, perbandingannya adalah satu indukan jantan dan dua indukan betina.
  • Proses kawain ini akan berdurasi dari malam hingga pagi hari.
  • Pastikan gonad kedua indukan sudah matang. Karena, jika kedua gonad sudah matang, proses kawinnya pun akan mudah.
  • Setelah proses pemijahan selesai, kamu akan melihat telur ikan komet yang menempel pada daun eceng gondok.
  • Proses pemijahan telah berhasil.

4. Pemeliharaan Anakan

Setelah pemijahan berhasil dilakukan maka akan menghasilkan anakan atau disebut dengan larva. agar anakan tumbuh dengan baik, maka pemeliharaannya pun harus dilakukan dengan maksimal. Kegiatan ini juga yang akan memperlihatkan keberhasilan budidaya kamu.

Berikut adalah beberapa tahapan pemeliharaan anakan ikan komet :

  • Supaya larva tidak mati karena dimangsa, segera keluarkan indukan tersebut dari akuarium.
  • Setelah 2 – 3 hari telur ikan akan mulai menetas.
  • Anakan komet yang sudah menetas akan memakan pakan alami yang ada di akuarium sampai usia 15 hari.
  • Lakukan pergantian air secara rutin. Supaya maksimal gunakan air bersih yang telah diendapkan selama 24 jam.
  • Setelah 15 hari, anakan sudah dapat memakan pakan tambahan. Berikan pakan sesuai dengan ukuran tubuhnya.
  • Ikan yang sudah berumur satu bulan, sudah dapat diberikan pelet atau pakan tambahan lainnya.
  • Berikan pakanan yang memiliki gizi dan serat.
  • Pemberian pakan dilakukan secara teratur dan sesuai dengan dosis.
  • Jika ada salah satu ikan yang sakit, segera pisahkan ikan tersebut dari ikan lain yang sehat.
  • Perhatikan perkembangan ikan komet setiap harinya.

5. Waktu Panen Ikan Komet

Tahapan yang terakhir inilah waktu yang sudah ditunggu-tunggu. Sebelum dipanen, lakukan penyortiran terlebih dahulu pada ikan tersebut.

Caranya dengan memisahkan berdasarkan ukuran, warna, dan polanya. Semakin bagus warnanya maka harganya akan semakin mahal. Lakukan kegiatan panen ini secara hati-hati dan terbuka, supaya ikan tidak mudah stress.

Cara Merawat Ikan Komet

Berikut ini adalah cara memelihara ikan komet di rumah supaya tetap sehat dan tidak cepat mati :

  1. Gunakan akuarium berukuran 60 cm x 40 cm x 40 cm atau kurang lebih 57 liter. Supaya ikan tetap nyaman dan tidak cepat stress.
  2. Gunakan air yang berkualitas. Pasang filter dan aerator untuk menjaga kadar oksigen di dalam air.
  3. Lakukan pengurasan akuarium minimal 2 minggu sekali. Supaya ikan tetap nyaman dan terhindar dari serangan penyakit.
  4. Boleh menambahkan aksesoris tapi jangan terlalu berlebihan. Berikan ruang untuk ikan berenang dengan bebas.
  5. Jangan campur ikan komet dengan ikan hias yang agresif.
  6. Ikan komet bisa disatukan dengan ikan yang karakternya tenang seperti ikan sapu-sapu.
  7. Berikan makanan yang bergizi dan cukup seperti cacing darah, udang kecil, brokoli, selada, dan lainnya.

Pertanyaan Seputar Ikan Komet

1. Berapa lama pertumbuhan ikan komet?

Jawab: Ikan komet dapat hidup sampai 15 tahun jika dipelihara di tempat yang benar dan diberikan pakan yang bergizi.

2. Apa perbedaan ikan komet dengan ikan mas koi?

Jawab: Sebenarnya bentuk kedua ikan ini berbeda. Jika ikan komet tubuhnya relatif pendek, sedangkan ikan koi tubuhnya memanjang (streamline).

3. Apakah ikan komet bisa tumbuh besar?

Jawab: Ukuran paling besar pada ikan komet yaitu sebesar empat jari orang dewasa. Namun, biasanya para pecinta ikan hias akan memilih ukuran yang lebih kecil.

4. Berapa harga ikan komet?

Jawab: Untuk harga ikan komet, tentu berbeda-beda tergantung jenis dan ukurannya. Namun biasanya ikan komet yang sudah dewasa dijual seharga Rp 15.000 per ekornya.

Itulah jenis ikan komet yang populer di Indonesia beserta harga, cara budidaya, dan merawatnya. Semoga artikel ini bisa membantu kalian semua yang sedang ingin menjadi pembudidaya ikan hias.

 

Rumah Fauna Situs Refrensi Hewan Peliharaan No #1 di Indonesia.

Jenis Ikan Oscar

Rumah Fauna
4 min read

Jenis Ikan Molly

Rumah Fauna
4 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *