Rumah Fauna Situs Refrensi Hewan Peliharaan No #1 di Indonesia.

Jenis Ikan Hias Kecil

Banyak para pecinta ikan hias lebih memilih untuk memelihara ikan hias kecil yang mempunyai lebih banyak variasi warna, bentuk, dan jenisnya.

Tetapi sebelum memelihara ikan hias di rumah, ada baiknya kalian mengerti dulu mengenai jenisnya, habitatnya, makanannya, dan perilaku dari ikan hias tersebut. Hal itu sangat penting untuk dipelajari supaya ikan hias kamu dapat hidup lebih lama. Berikut adalah jenis ikan hias kecil yang bisa kamu jadikan refrensi :

1. Ikan rainbow

jenis ikan hias rainbow
sumber gambar dari masbidin.net

Ikan hias rainbow memiliki 53 spesies yang tersebar di perairan papua dan sulawesi, panjang sekitar 7-9 cm dan memiliki ciri khas warna biru kilat dibagian kepala, serta oren bercampur kuning silver dibagian badan dan ekor.

Ikan cantik ini termasuk kategori ikan melanotaeniidae karena sering ditemukan berbentuk datar atau pipih dan memiliki sirip yang mengkilat.

Mereka sangat cocok dijadikan ikan aquascape karena ukurannya yang mini dan tampilannya yang indah seperti pelangi. Selain itu ikan ini juga ramah sehingga aman untuk disatukan dengan jenis ikan lainnya.

Harga Ikan Rainbow Rp 1000 – Rp 10.000

2. Ikan komet

jenis ikan komet
sumber gambar dari gerava.com

Ikan komet dalam bahasa latin Carrasius Auratus ialah ikan hias yang memiliki ciri khas warna merah bercampur oren serta perpaduan silver yang mengkilat.

Bentuk tubuhnya yang begitu ramping, buntut lebar serta sirip silver yang sangat mencolok, membuat ikan komet banyak digemari dan populer khususnya di indonesia.

Ikan hias ini masih tergolong satu keluarga dengan ikan mas dan berasal dari Jepang, ikan komet masuk ke Indonesia pada tahun 1970an.

Pada saat ikan komet masih muda ekornya belum terlalu lebar, namun saat pertumbuhannya menjulang hingga dewasa ekornya semakin lama semakin melebar seiring berjalannya waktu.

Memelihara ikan komet ini tidak lah terlalu sulit, ia dapat hidup di kolam dengan makanan dedak atau ampas tahu. Selain itu ikan ini memiliki sifat jinak sehingga dapat disatukan dengan jenis ikan hias lainnya.

Harga Ikan Komet : Rp 10.000 – Rp 50.000

3. Ikan Hiu Bala

jenis ikan bala shark
sumber gambar dari google.com

Ikan hiu bala atau juga sering disebut dengan ikan bala shark ini adalah ikan yang berukuran kecil dan memiliki bentuk seperti predator laut.

Ciri khas dari ikan bala bala ini warna hitam bergaris serta bercampur hijau muda dibagian sirip dan ekornya, sisik berwarna metalik.

Di Indonesia ikan hiu bala dapat ditemukan di perairan Semenanjung Malaya, Sumatra dan Kalimantan. Popolasi habitatnya kini sangat menurun dikarenakan banyak orang sudah membeli sehingga ditakutkan kedepannya ikan ini bisa terancam punah.

Harga Ikan Hiu Bala : Rp 8.000

4. Ikan Guppy

cara budidaya ikan guppy
sumber gambar dari paktanidigital.com

Ikan hias guppy adalah sala satu ikan hias yang paling terpopuler di Indonesia memiliki ciri khas warna yang unik serta ekor yang sangat lebar layaknya seperti burung merak.

Ikan ini berasal dari perairan Amerika Selatan, ikan ini sangat mudah beradaptasi di lingkungan sekitarnya, sehingga menyebabkan ikan guppy tersebar luas diseluruh dunia.

Guppy termasuk ke dalam ikan hias yang cepat berkembang biak dan memiliki banyak jenis seperti guppy crown tail, guppy platinum half moon, guppy black moscow, guppy green red dragon, dan lain sebagainya.

Harga Ikan Guppy : Rp 20.000 – Rp 35.000

5. Ikan Corydoras

jenis ikan corydoras
sumber gambar dari sukaikan.com

Ikan yang satu ini merupakan ikan hias dengan ukuran kecil yaitu sekitar 120 mm dan tampilannya mirip seperti ikan sapu – sapu. Habitat ikan corydoras terdapat di Amerika Selatan.

Karakter ikan ini pendiam dan ramah, sehingga dapat hidup berdampingan dengan jenis ikan hias lainnya. Selain pendiam, ikan ini juga tahan terhadap penyakit, jika perawatan yang kalian berikan benar maka ikan ini dapat bertahan selama 5 – 10 tahun.

Pakan yang diberikan juga tidak perlu neko-neko, karena mereka mudah diberi pakan apapun seperti lumut, alga, dan sisa – sisa makanan yang ada di dasar akuarium.

Hati-hati jika memberi garam ke dalam akuarium, karena ikan ini sangat sensitif terhadap garam dan bisa membahayakan nyawa mereka.

Harga Ikan Corydoras : Rp2.500 – Rp10.000

6. Ikan Cupang

sumber gambar dari thegorbalsla.com

Ikan hias yang memiliki nama ilmiah Betta Splendens ini terkenal dengan nama ikan cupang. Popularitas ikan ini cukup tinggi di Indonesia, selain harganya yang terjangkau, ikan ini memiliki variasi warna yang beragam ditambah ekornya yang menjuntai indah.

Ikan cupang telah dibudidayakan sejak tahun 1970 sebagai ikan pelihara dan juga ikan aduan. Cupang memiliki sifat yang cukup agresif dan suka menyerang sehingga sering diadukan.

Ikan cupang memiliki daya tahan tubuh yang kuat artinya ia tahan terhadap dari penyakir. Maka dari itu ikan cupang dapat hidup lama jika dirawat dengan baik.

Mereka memiliki perpaduan warna yang sangat cantik seperti warna merah, putih, kuning, hitam, ungu, biru, hijau, dan lain sebagainya. Selain itu gigi mereka tidak tajam dan sisiknya kuat.

Ikan ini sangat agresif dan sifatnya individualis, sehingga tidak bisa dicampur dengan ikan hias lainnya. Namun jangan takut akan kekurangan tempat, karena ikan cupang tidak membutuhkan tempat yang terlalu besar dan oksigen yang banyak.

Tidak sulit memberi makan ikan cupang, kalian dapat memberikan caciang darah, cacing rambut, atau udang yang dipercaya mampu membuat warna ikan cupang jadi cerah dan bagus.

Harga Ikan Cupang Rp 5.000

7. Ikan Bandit

sumber gambar dari hewany.com

Ikan hias yang satu ini masih satu jenis dengan ikan corydoras. Tampilan ikan ini diselimuti dengan warna putih pucat dan memiliki warna hitam pada mata dan ekornya.

Ikan bandit memiliki sifat yang tenang dan damai, jadi ikan ini dapat disatukan dengan ikan hias lainnya di dalam satu akuarium.

Harga Ikan Bandit Rp 5.000

8. Ikan Zebra

sumber gambar alamikan.com

Seperti namanya, ikan ini memiliki tubuh yang belang-belang menyerupai zebra. Ikan zebra mempunyai sifat yang aktif dan suka melompat keluar celah. Selalu perhatikan penutup akuarium kalian, karena jika tidak ikan ini akan melompat-lompat keluar akuarium.

Harga Ikan Zebra Rp 1.000 – Rp 5.000

9. Ikan Molly

sumber gambar dari sukaikan.com

Ikan molly yang memiliki nama latin Poecilia Sphenops ini berukuran 5 – 10 cm dan termasuk ikan omnivora. Ikan ini senang hidup di dalam akuarium berkapasitas minimal 75 liter air yang dihiasi dengan tanaman air lengkap dengan ganggangnya.

Molly dapat beradaptasi dengan jenis ikan hias lainnya seperti ikan platy, angelfish, swordtail, dan corydoras catfish.

Mereka memiliki berbagai macam jenis diantaranya ikan molly balon, molly lyretail, molly marbel, golden black, dan lainnya.

Harga Ikan Molly Rp 1.000 – Rp 5.000

10. Ikan Botia

Ikan Botia atau disebut juga dengan ikan badut berasal dari Asia Tenggara maupun Asia Timur dan terdapat juga di Sungai Barito Kalimantan.

Ikan unik ini mempunyai kombinasi warna yang canrik dan mereka suka hidup dengan berkelompok, Jadi lebih baik untuk memelihara lebih dari satu jenis ikan botia.

Jenis ikan botia yang populer diantaranya ikan botia zebra, botia dario, botia almorhae, botia striata, blue botia.

Harga Ikan Botia Rp 5.000

11. Ikan Pedang

sumber gambar dari google.com

Seperti namanya, jenis ikan hias ini memiliki ekor yang bentuknya menyerupai pedang, disertai warna yang beragam dan mencolok. Sifat ikan pedang ramah dan damai sehingga mudah disatukan dengan jenis ikan hias lainnya.

Harga Ikan Pedang Rp 5.000 – Rp 25.000

12. Ikan Platy

sumber gambar dari sukaikan.com

Ikan Platy merupakan ikan hias yang cukup populer dikalangan para pecinta ikan hias, banyak yang ingin memelihara ikan platy di akuarium mereka. Pasalnya ikan ini memiliki tubuh yang indah dan menawan.

Sama seperti ikan molly, ikan platy merupakan ikan omnivora yang bisa makan apa saja termasuk anaknya sendiri.

Panjang tubuh mereka hanya mencapai 4 – 5 cm saja dan dihiasi dengan ekor berbentuk U. Sifat ikan platy tenang sehingga mudah beradaptasi dengan berbagai jenis ikan hias lainnya, kecuali ikan jenis cichlid.

Harga Ikan Platy Rp 15.000

13. Ikan Tetra

sumber gambar dari pinterest.com

Ikan tetra merupakan ikan hias yang memiliki banyak jenis seperti neon tetra, lemon tetra, x-ray tetra dan masih banyak lagi.

Tubuh mereka transparan yang digunakan untuk berlindung dari gangguan predator. Jenis ikan tetra yang sangat disukai para pecinta ikan hias yaitu neon tetra. Pasalnya tubuh neon tetra dapat berkilau seperti neon ketika terkena cahaya.

Ikan ini mudah beradaptasi dengan ikan kecil lainnya, sehingga kalian bisa menggabungkannya di dalam satu akuarium.

Perawatan ikan tetra juga tidak karena tidak membutuhkan perawatan khusus, jadi untuk kalian yang masih pemula bisa memelihara ikan cantik ini.

Harga Ikan Tetra Rp 2.500 – Rp 3.000

14. Ikan Honey Gourami

sumber gambar dari fishkeepingworld.com

Ikan lucu ini memiliki tampilan yang mirip dengan ikan gurami versi mininya. Ikan honey gourami mempunyai banyak variasi warna terang yang membuatnya tampak lebih cantik dan imut.

Harga Ikan Honey Gourami Rp 5.000

15. Ikan Louhan

sumber gambar dari gerava.com

Ikan louhan adalah ikan yang berjenis hibrida dari hasil persilangan ikan jenis cichild, yang memiliki ciri khas warna merah bercampur emas serta bentuk yang unik. Kepalanya jenong sehingga tidak sedikit peminat bagi para pecinta ikan hias tentunya.

16. Ikan Rasbora Harleiquin

sumber gambar dari google.com

Ikan hias jenis ini suka hidup bergerombol, memiliki kombinasi warna yang sangat menarik dan indah. Jika ingin memelihara ikan ini lebih baik beli lebih dari satu ekor supaya ikan tidak stress dan mati.

Harga Ikan Rasbora Harleiquin Rp 3.000

17. Angel Fish

sumber gambar dari google.com

Manfish atau sering disebut juga dengan angel fish ini sangat populer di indonesia. Tubuh ikan ini pipih dengan sirip panjang yang menawan seperti angel. Sifat ikan ini tenang dan damai, sehingga membuat rileks siapa saja yang melihatnya.

Harga Ikan Angel Fish Rp 15.000

18. Ikan Barb

sumber gambar dari google.com

Ikan barb merupakan ikan hias mini yang suka hidup bergerombol, ikan ini cocok bagi pemula yang ingin memelihara ikan di akuarium, karena ikan barb tidak memerlukan perawatan khusus.

Hanya saja kalian harus membeli lebih dari satu ekor supaya ikan tidak stress dan dapat hidup dengan baik. dengan baik.

Harga Ikan Barb Rp 2.500

19. Ikan Mas Koki

sumber gambar dari bibitikan.net

Siapa yang tidak tau ikan mas koki? Yaps, ikan ini sangat populer di Indonesia dan ikan ini selalu ditemukan di dalam akuarium siapa saja.

Ikan mas koki mempunya banyak jenis, ada yang ukurannya kecil dan ada juga yang berukuran besar. Warnanya pun beragam, seperti warna jingga, putih, merah, hitam, dan lain sebagainya.

Ikan mungil ini cocok untuk ditaro di dalam aquascape karena selain ukurannya yang mini, ikan mas koki memiliki tampilan yang menarik dan cantik.

Harga Ikan Mas Koki Rp 5.000 – Rp 100.000

20. Ikan Lemon

sumber gambar dari google.com

Terakhir ada ikan lemon atau dengan nama latin Neolamprologus Leleupi, ikan hias ini berwarna kuning mirip dengan buah lemon. Ikan lemon masuk ke dalam kategori ikan yang agresif sehingga harus dipisahkan dengan ikan hias lainnya.

Sama seperti cupang, ikan lemon mempunyai daya tahan tubuh yang kuat dan perawatannya tidak sulit, jadi cocok untuk dipelihara oleh para pemula yang ingin mulai memelihara ikan hias.

Menyiapkan Akuarium Untuk Ikan Hias

sumber gambar dari google.com

Sebelum akan memelihara ikan hias, langkah pertama yang harus kamu persiapkan adalah menyiapkan tempat tinggal ikan yaitu akuarium. Berikut adalah tahap menyiapkan akuarium untuk ikan hias :

1. Persiapkan Aquarium yang Memadai

Tempat tinggal menjadi hal utama yang harus kalian perhatikan, sebab banyak ikan hias yang siaftnya agresif yang tidak bisa tinggal di dalam akuarium sempit.

Untuk itu kalian harus tau bagiamana sifat dan perilaku dari ikan yang akan dimasukan, dan bagaimana pengaruhnya terhadap kehidupan ikan lainnya. Seperti ikan yang suka bergerombol, kalian harus memilih akuarium yang lebih besar.

2. Tambahkan Dekorasi

Kebanyakan ikan hias menyukai lingkungan yang seperti habitat aslinya, oleh sebab itu buatlah dekorasi di dalam akuarium dengan menambahkan tanaman hias, batu kerikil, imitasi karang, kayu, dan pasir.

3. Gunakan Filter Aquarium

Tahap yang satu ini juga sangat penting, yaitu dengan menambahkan fikter air pada akuarium, fungsinya supaya air akuarium tidak cepat keruh dan tetap terjaga kebersihannya.

JIka akuarium kotor dampaknya bisa terjadi pada ikan hias kalian. Ikan kalian akan terserang penyakit dan nantinya bisa mati.

4. Isi Aquarium dengan Air

Setelah akuarium sudah siap digunakan, maka selanjutnya isi air bersih sekitar 3/4 aquarium atau sekitar 80% aquarium, lalu diamkan air selama 24 jam sebelum ikan dimasukan.

5. Memilih Ikan Hias Yang Cocok

Setelah akuarium sudah siap digunakan, selanjutnya tinggal mencari ikan hias yang cocok dengan selera kalian. Ikan yang dipilih harus disesuaikan dengan ukuran akuarium yang sudah kalian tentukan.

Jika ukuran akuariumnya kecil maka ikan yang cocok menghiasi akuarium kamu seperti ikan platy, ikan molly, ikan pedang dan ikan hias kecil lainnya. Sedangkan untuk akuarium yang ukurannya besar, kamu bisa memilih ikan arwana, ikan oscar dan ikan hias lainnya.

Selain memperhatikan ukuran ikan, kamu juga harus perhatikan sifat ikan tersebut, apakah bisa digabungkan dengan ikan lain atau tidak. Karena jika kamu salah mengambil tindakan, maka ikan yang agresif dapat berkelahi dengan ikan jenis lainnya.

Cara Merawat Ikan Hias Supaya Sehat

sumber gambar dari google.com
  • Jaga Suhu Air Tetap Terjaga

Beberapa jenis ikan hias rentan terhadap perubahan suhu, oleh sebab itu jaga suhu air akuarium jangan sampai suhunya di atas 30 derajat celcius.

  • Bersihkan Aquarium Secara Teratur

Kebersihan akuarium sangat menjamin kesehatan ikan hias tersebut, lakukan pembersihan akuarium minimal seminggu sekali, bersihkan dari lumut dan kotoran yang ada di dalamnya. Lakukan pembersihan ini secara teratur supaya ikan didalamnya tetap sehat dan terhindari dari penyakit.

  • Bersihkan Media Filter Air 

Media filter ini berfungsi untuk menyaring kotoran yang masuk ke dalam akuarium, sehingga jika tidak dibersihkan fungsinya akan menurun. Setidaknya bersihkan filter air ini sebulan sekali untuk menjaga kualitasnya.

  • Ganti Air Sebulan Sekali

Biasanya air akan menjadi keruh setelah pemberian makanan dan masih ada sisa makanan yang tertinggal di dasar akuarium. Lakukan penggantian air ini setidaknya satu bulan sekali.

Untuk mengganti airnya tidak perlu diganti seluruhnya, setidaknya 1/4 air aquarium atau 25% dari total air di dalam aquarium. Supaya ikan di dalamnya tidak stress karena perubahan suhu air yang signifikan.

  • Jangan Memberikan Makanan Secara Berlebihan

Seperti yang dikatakan di atas, air akan menjadi keruh setelah pemberian makanan, oleh sebab itu jangan memberi pakan secara berlebihan. Selain air menjadi cepat kotor, sisa makanan yang menumpuk di dasar akuarium bisa membahayakan nyawa ikan hias kalian.

  • Langsung Tangani Ikan Yang Sakit

Apabila ada ikan yang sakit segeera lakukan penangan dan pisahkan ikan yang sakit dari ikan yang sehat. Cara ini juga dilakukan jika ada ikan yang mati.

Jenis Pakan Ikan Hias Yang Dapat Digunakan

Berikut adalah jenis pakanan ikan yang bisa dijadikan refrensi untuk memberi makan kepada ikan hias kesayangan kalian :

1. Flake Food

Flake food  atau pakan serpihan ikan adalah pakan yang populer untuk ikan hias tropis. Pakan ini dibuat untuk spesies ikan akuarium rumahan paling populer. Seperti untuk ikan tetra, barb, dan hampir semua ikan livebearer (ikan yang melahirkan burayak).

Pakan ini bisa kamu temui di toko ikan, akan terdapat banyak merk produk pakan ikan serpihan ini. Jika kalian memelihara ikan berwarna-warni, carilah pakan serpih yang dibuat khusus untuk meningkatkan warna ikan tersebut.

2. Pakan Ikan Krispi (Crisp)

Pakan ikan krispi sangat mirip dengan pakan ikan serpih dan sering tertukar istilahnya. Bedanya pakan ikan krispi lebih padat dan tebal. Karena teksturnya yang lebih padat pakan ini membutuhkan waktu yang cukup lama untuk dapat larut dalam air.

Namun kebanyakan orang jarang memilih pakan krispi dibandingan serpih, karena selain harganya yang lebih mahal, jenis pakan tersebut tidak cocok untuk neon tetra.

3. Pakan Ikan Tablet

Jeni pakan ini dibuat khusus untuk ikan yang tinggal di akuarium. Kelebihan dari pakan tablet yaitu dapat langsung tenggelam ke dasar akuarium sehingga ikan lebih mudah mendapatkannya.

Seperti ikan spesies ikan suckermouth (catfish) sangat menyukai jenis makanan ini. Kalian bisa mendapatkan pakan ini di toko ikan terdekat, beberapa pakan ikan jenis tablet dapat bertahan sampai dua minggu, cocok untuk kalian yang kurang waktu untuk mengurusinya.

4. Pakan Ikan Butiran (Granule)

Pakan ikan model butiran ini juga cukup populer diantara para penghobi ikan hias. Pakan ini bisa menjadi refrensi lain jika ingin memberi pakan selain serpih untuk ikan kalian. Campuran dari pakan butiran dan serpih akan menjadi menu yang enak untuk ikan peliharaan kalian.

Butiran ini akan tenggelam ke dasar akuarium, sehingga mempermudah proses makan ikan kalian. Jenis pakan ini cocok untuk ikan botia, corydoras, barb, dan tetra.

5. Stik (Sticks)

Jenis makanan kering lainnya yaitu stik. Pakan ikan ini dapat kalian temukan di toko ikan dengan berbagai macam merek dan komposisi yang berbeda. Namun, stik ikan ini hanya boleh diberikan pada ikan yang berukuran besar karena ukuran pakan ini juga lumayan besar.

6. Pelet Ikan

Jenis pakan ikan ini sangat populer, pakan ini sangat cocok untuk jenis ikan chicild. Namun, pakan ini memiliki tekstur yang padat dan keras sehingga cenderung mencemari akuarium.

Kalian bisa memberikannya pada ikan besar, pakan ini mudah ditemukan di toko ikan dengan merk dan komposisi yang berbeda-beda.

7. Pakan beku-kering

Makanan beku kering merupakan jenis makanan ikan yang memiliki waktu kadaluwarsa lebih lama, sebab metode pengeringannya dilakukan secara keseluruhan. Contoh dari jenis pakan ini seperti artemia, cacing darah, daphnia (kutu air), dan krill kering-beku.

Selain itu jenis pakan beku kering juga cocok untuk semua ukuran ikan, namun jika ingin memberikan pada ikan kecil, kalian bisa meremahkannya terlebih dahulu.

8. Pakan Hidup

Biasanya ikan predator sangat suka dengan jenis pakan ini. Karena beberapa ikan senang ketika ada mangsa hidup dihadapan mereka. Selain itu jenis pakan hidup juga dikenal lebih memiliki banyak protein. Pakan hidup yang populer seperti cacing darah, daphnia, artemia, cacing sutera, dan lainnya.

Itulah beberapa jenis ikan hias kecil yang terkenal di Indonesia, dilengkapi dengan cara merawat dan jenis makanannya. Semoga artikel ini dapat membantu kalian yang sedang ingin memelihara ikan hias.

Rumah Fauna Situs Refrensi Hewan Peliharaan No #1 di Indonesia.

Jenis Ikan Oscar

Rumah Fauna
4 min read

Jenis Ikan Molly

Rumah Fauna
4 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *