Rumah Fauna Situs Refrensi Hewan Peliharaan No #1 di Indonesia.

Cara Budidaya Ikan Gabus

makanan ikan gabus

Ikan gabus adalah jenis ikan predator yang hidup di air tawar, dalam bahasa Inggrisnya yakni Common Snakehead, Snakehead Murrel, Chevon Snakehead, dan Striped snakehead. Ikan ini juga termasuk bersifat karnivora (pemakan daging).

Ikan ini memiliki nama ilmiah Channa Striata, mereka termasuk kedalam kategori ikan terganas yang hidup di peraiaran air tawar, ia dapat memangsa sesama jenis, ikan gabus berasal dari Indonesia yang hidup di persawahan, danau, dan sungai.

Mereka dikenal dengan sebutan yang berbeda-beda disetiap daerah yakni kocolan (betawi), haruan,aruan (banjarmasin), kutuk (jawa),bahong licingan (Banyuwangi),rajong (sunda),  bogo (Sidoarjo), bace (aceh), sepunkat (Palembang), deluk,kuto (madura), bado (gaju).

Ikan gabus memiliki banyak sekali protein dan nilai gizi yang tinggi, sehingga tidak heran di Indonesia banyak sekali orang-orang mengkonsumsinya. Namun ikan ini sudah jarang ditemukan, karena banyak orang yang menangkapnya tapi tidak membudidayakannya.

Di pasaran harga ikan gabus lumayan mahal ditambah permintaan pasarnya cukup tinggi. Oleh sebab itu membudidayakan ikan gabus merupakan hal yang tepat.  Berikut adalah cara budidaya ikan gabus dengan kolam terpal :

ternak ikan gabus
sumber gambar dari bobo.grid.id

1. Pemilihan Lokasi

Hal pertama yang dilakukan adalah menentukan lokasi yang tepat untuk budidaya nantinya. Pastikan lokasi tersebut strategis dan dapat langsung terpapar sinar matahari. Pemilihan lokasi yang tepat akan menentukan keberhasilan budidaya kamu.

budidaya ikan gabus menggunakan media kolam terpal memang sudah tidak asing lagi. Banyak para peternak yang mengandalkan kegiatan ini dengan kolam terpal. Mungkin karena keunggulannya sehingga peternak ikan mendapatkan untung yang banyak.

a. Keunggulan Media Kolam Terpal

  • Lebih simpel dan efisien, kolam terpal sangat simpel dan tidak memakan banyak tempat sehingga untuk dearah yang sempit masih bisa dijangkau.
  • Minimnya lumpur sehingga tidak licin ketika sedang masa panen ikan, hasilnya proses akan menjadi lebih cepat.
  • Daya tahan air yang cukup lama dan tidak bocor, hal ini sangat cocok sekali untuk lokasi yang minim air.
  • Anti dari serangan hama, karena kebersihan terhadap kolam terpal sangat tinggi sehingga bagi para peternak ikan tidak khawatir lagi akan adanya serangan hama.
  • Terjaganya suhu pada kolam terpal dapat menahan fluktuasi air karena alas sekam pada dasar kolam.
  • Tidak berbau, terpal jarang dihinggapi lumut dan bakteri-bakteri jahat yang dapat membuat air jadi berbau.

2. Mempersiapkan Kolam Terpal

cara budidaya ikan gabus

Selanjutnya membuat kolam dengan panjang 5 m dan lebarnya 2 m, lebih baik kolam berbentuk persegi panjang serta pematangnya berbentuk trapesium.

Buatpematang dengan ketinggian 1,5 – 2 meter yang bisa dibuat dari tanah atau tembok. Pastikan kemiringannya 1 :1 supaya terhindar dari erosi.

Pilihlah terpal yang berkualitas tinggi supaya tidak mudah sobek. Jangan lupa untuk membuat kolam tersebut dari jauh-jauh hari. Karena pembuatan kolam sendiri dibutuhkan waktu yang cukup lama.

3. Pemberian Pupuk

Selanjutnya adalah pemberian pupuk pada kolam, kalian bisa menggunakan pupuk kompos dari kotoran sapi atau kambing. Setelah itu diamkan selama 3 sampai 5 hari, nantinya akan tumbuh mikroorganisme baik yang berfungsi sebagai pakan alami ikan gabus.

4. Pengisian Air Kolam

Setelah kolam sudah siap, langkah selanjutnya adalah pengisian air kolam. Kalian cuma perlu mengisi hingga air mencapai setinggi 60 sampai 100 cm. Lalu biarkan air terpapar sinar matahari dalam waktu beberapa hari. Kualitas air juga berperan penting pada keberhasilan budidaya ikan gabus.

Baca Juga: Budidaya Ikan Gurame

5. Suhu Air

Suhu air yang baik untuk budidaya ikan gabus berkisar antara 26 – 30°C dengan pH air sekitar 4 hingga 9 ppm. Air kolam harus memiliki kandungan oksigen yang terlarut minimal harus 1 mg / liternya, dengan kandungan NH3 yang kurang dari 1,5 ppm.

6. Pemilihan Bibit

cara merawat ikan gabus
sumber gambar dari kompas.com

Supaya mendapatkan hasil panen yang melimpah, pilihlah bibit ikan gabus betina maupun jantan yang berkualitas. Untuk membedakannya yaitu bibit jantan memiliki bentuk kepala yang oval, warna tubuh jauh lebih gelap, serta lubang genital berwarna merah. Sedangkan bibit betina biasanya memiliki warna yang cenderung lebih terang dan kepala yang lebih bulat.

7. Penebaran Bibit

Waktu penebaran bibit ikan gabus yang baik adalah ketika pagi atau sore hari, hal ini untuk menghindari bibit ikan gabus dari teriknya matahari. Selain itu, ketika siang hari suhu air menjadi lebih hangat sehingga dikhawatirkan bibit ikan menjadi stress.

8. Proses Pemijahan

Ikan gabus mencapai kematangan saat memasuki usia 2 sampai 3 tahun, dengan ukuran tubuh 30 – 35 cm. Betina dapat menghasilkan100.000 telur pertahunnya dan dibuahi secara eksternal.

Telur ikan gabus berukuran sekitar 2mm berwarna kuning dan bulat. Nantinya telur akan menetas sekitar 1-2 hari, tapi bisa lebih lama jika suhunya sedang rendah.

Baca Juga: Cara Budidaya Ikan Lele

10. Pemberian Pakan Ikan Gabus

Sama seperti prosedur pemberian pakan ikan lainnya, pemberian pakan pada ikan gabus juga dilakukan sebanyak 2 sampai 3 kali sehari.

Mengingat kembali bahwa ikan ini termasuk ikan kanibal, jangan sampai kamu telat memberinya makan, karena jika begitu ikan yang lebih besar bisa memakan ikan yang ukurannya kecil.

Perhatikan juga kandungan nutrisi dan gizi pada pakannya, pastikan disetiap pakan ikan  mengandung protein sebesar 30%, karbohidrat sebesar 10-25%, dan lemak sebesar 25%.

11. Perawatan Air Kolam

Ketika memasuki musim panas, air kolam akan lebih cepat menguap. Oleh sebab itu, kamu bisa melakukan penambahan air 3 hari sekali supaya tidak menganggu sirkulasi air.

12. Pengendalian Penyakit dan Hama

Seringkali pengganggu ini menggagalkan kegiatan budidaya kita. Hama dan penyakit menjadi hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan kesuksesan panen. Pada kegiatan ini pastikan tidak ada hewan penganggu yang bisa mengacaukan hasil panen kamu.

Untuk itu selalu perhatikan keadaan ikan gabus kamu dan keamanan kolamnya. Pasang jaring pada lubang masuk dan keluarnya air, supaya tidak ada hama atau hewan pengganggu yang masuk ke dalam kolam ikan gabus.

Baca Juga: Budidaya Ikan Nila di Kolam Beton

13. Proses Panen

Setelah Proses yang kamu lakukan, masa panen ini lah yang kamu tunggu-tunggu. Ikan gabus termasuk ikan mahal dengan permintaan pasar yang tinggi. Jadi, pastikan ikan gabus yang sangat berkualitas yang akan kamu jual.

Lakukan penyortiran pada ikan-ikan yang sudah dipanen, pilih ikan yang berukuran sedang atau besar, pastikan tidak ada cacat pada tubuh ikan gabus tersebut.

Nah, itulah cara budidaya ikan gabus dengan media kolam terpal yang bisa kamu peraktikan di rumah. Semoga artikel ini bisa membantu kamu dan khususnya bagi para pemula yang sedang ingin menjadi pembudidaya ikan konsumsi.

Rumah Fauna Situs Refrensi Hewan Peliharaan No #1 di Indonesia.

Jenis Ikan Oscar

Rumah Fauna
4 min read

Jenis Ikan Molly

Rumah Fauna
4 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *